6 Alasan Mengapa Liburan Ala Backpacker Itu Lebih Seru

KUNINGANIZER.com – Ingin berlibur tapi cuma punya sedikit dana? Mending kamu coba liburan ala backpacker. Belakangan ini, istilah backpacker semakin membooming di kalangan anak muda. Ya, liburan ala backpacker dapat dilakukan untuk kamu yang minim budget.

Meskipun begitu, bukan berarti kamu akan berlelah-lelah dan tidak dapat bersenang-senang selama liburan. Justru dengan berlibur ala backpacker, kamu akan mendapatkan pengalaman yang seru, menantang, berkesan, dan tidak akan terlupakan daripada kamu berlibur dengan menggunakan jasa agen travel.

Kenapa? Tidak percaya? Yuk baca 6 alasan di bawah ini.

1.Lebih hemat
Keuntungan satu ini sudah tidak asing lagi. Jenis liburan ini memang jauh lebih murah. Budget tidak cukup untuk menggunakan pesawat? Gunakan kereta ekonomi saja. Tidak perlu khawatir. Sekarang kereta ekonomi tidak seburuk dulu.

Kondisinya sudah semakin rapi kok. Jika tidak, gunakan bus ekonomi juga bisa irit kok. Kalau perlu estafet saja dengan pindah-pindah transportasi. Untuk menjelajah Wisata Kuningan sendiri, kamu cukup menggunakan motor saja.

2.Jiwa petualang meningkat
Bagi sebagian besar orang yang tidak mau repot, tentu menggunakan agen travel akan menjadi pilihan karena agen travel telah menyediakan semua keperluan, seperti tiket penerbangan, penginapan, dan daftar objek wisata yang hendak dituju. Namun jika kamu berlibur ala backpacker, agen travel tentu tidak menjadi pilihan.

Dengan cara backpacker, kamu akan mudah menggali jiwa petualangmu, lebih bebas mengeksplor berbagai tempat anti mainstream yang jarang dikunjungi orang, seperti desa wisata di Gunungkidul, menjelajahi Singaraja, atau mengunjungi Wae Rebo. Tentunya pengalaman yang kamu dapat akan lebih seru, berkesan, dan tak terlupakan.

3.Mandiri dan mudah beradaptasi
Berlibur ala backpacker dapat membantumu membentuk kemandirian dan menuntutmu untuk mampu beradaptasi dengan keadaan apapun, seperti tidur di stasiun beralaskan koran, makan seadanya, dan menjaga diri dari pencopet.

Dengan keterbatasan budget dan masalah yang datang, kamu harus bisa beradaptasi dan mandiri.

4.Mengenal budaya baru
Pembeda antara seorang backpacker dan non backpacker adalah tujuan liburan mereka. Umumnya non backpacker lebih menyukai wisata belanja, sedangkan backpacker lebih suka mengenal budaya setempat. Dengan berlibur ala backpacker, kamu dapat mengeksplor banyak tempat, bersosialisasi dengan masyarakat setempat, dan mendokumentasikan budayanya.

Bila datang ke Cadas Gantung, cobalah mengunjungi desa-desa di sekitar atau bila datang ke Curug Cigalagah, cobalah menyaksikan aktivitas bercocok tanam warga sekitar. Mengenal tempat dan budaya baru akan membuatmu mendapatkan banyak pengalaman berharga dan wawasan baru.

5.Bebas mengelola waktu
Mau berlibur sendiri ataupun bersama teman, selama kamu melakukannya dengan cara backpacker, kamu dapat bebas mengelola waktu. Kamu bebas menentukan berapa lama berada di pantai itu, di museum itu. Kamu juga bebas mengatur berapa lama kamu akan menetap di kota atau negara itu. Tidak ada ketentuan bahwa kamu harus pulang pada hari ini, jam itu, jika itu tidak sesuai keinginanmu.

6.Menemukan teman baru
Berlibur ala backpacker akan mempertemukanmu dengan para backpacker lainnya. Biasanya kamu akan dengan mudah menemukan mereka di kereta api dengan ransel. Saat bertemu mereka, jangan lewatkan kesempatan berkenalan, mengobrol, bahkan berbagi cerita dan ilmu.

Dengan begitu, liburanmu tidak hanya berfungsi untuk melepaskan kepenatan saja, tapi juga memperluas jaringan pertemananmu. Siapa tahu, selanjutnya kamu dapat berlibur bersama mereka.

Backpacker asal Kuningan sudah ke mana aja nih? Share yuk!

Comments

Add a comment

mood_bad
  • No comments yet.
  • chat
    Add a comment
    keyboard_arrow_up