APBD Habis Untuk Bayar PNS, Kuningan Jadi Target Kebijakan PNS Pensiun Dini

KUNINGANIZER.com – Kebijakan pemerintah dalam pensiun dini para PNS yang berijazah SD, SMP dan SMA terus dikaji. Untuk mencapai tujuan itu, pemerintah pusat akan menyasar pemerintah daerah (pemda) yang masih memiliki belanja di atas 50 persen dalam APBD.

Nah, Kabupaten Kuningan sendiri masuk dalam 134 daerah di Indonesia yang belanja pegawainya di atas 50 persen.

Dikutip dari pubinfo.id. Pada tahun 2016 ini, nilai total APBD Kabupaten Kuningan sebesar Rp2,472 triliun, dari nilai tersebut 71,23 persennya digunakan untuk belanja pegawai atau sebesar Rp1,761 triliun.

struktur anggaran kabupaten kuningan 2016 (sumber: monev.lkpp.go.id)
struktur anggaran kabupaten kuningan 2016 (sumber: monev.lkpp.go.id)

“Bagaimana bisa membangun daerah kalau belanja pegawainya saja di atas 50 persen, bahkan 70 persen.‎ Itu data belanja pegawai per Desember 2015, bisa jadi persentasenya bertambah lagi,” kata Yuddy Chrisnandi,  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dilansir JPNN, Rabu (9/3).

Daerah yang belanja pegawainya dalam APBD di atas 50 persen akan masuk dalam kategori tidak aman dan menjadi sasaran paling utama pemerintah dalam melaksanakan program rasionalisasi (pensiun dini) PNS.

Nantinya akan banyak PNS yang belum masuk usia pensiun akan diberhentikan, akan tetapi terlebih dahulu harus melalui proses audit organisasi, pemetaan SDM dan penilaian kinerja.

Secara prinsip program rasionalisasi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, bukan malah sebaliknya.

Comments

Add a comment

mood_bad
  • No comments yet.
  • chat
    Add a comment
    keyboard_arrow_up