Lagi! Dua Pasangan ‘Mesum’ Ditangkap di Bungkirit, Satunya Selingkuh…

Suasana memperingati detik-detik Hari Lahirnya Kemerdekaan Indonesia memang sudah terasa, tidak terkecuali untuk para penggiat usaha yang memanfaatkan moment Agustusan ini dengan menjajakan bermacam bendera merah putih yang dijual di setiap bahu jalan di Kuningan. Tetapi hari kemerdekaan disabut berbeda oleh NN (33) warga Majalengka, disaat rekan-rekannya sibuk berjualan bendera dirinya malah terkena razia oleh Pengelola Hutan Kota Bungkirit.

“Dua Pasang sekaligus hari ini kami amankan karena tertangkap basah melakukan tindak asusila (mesum) di tempat terbuka.” Kata Asep kepada awak media saat memberikan pembinaan terhadap dua pasangan mesum, pada Kamis (11/8/2016).

Berdasarkan data yang dihimpun, salahsatunya NN (33) asal Majalengka yang berprofesi sebagai penjual Bendera Merah Putih di wilayah Kuningan itu tertangkap selingkuh bersama AS (30) asal Babakan Mulya Kec. Cigugur Kab. Kuningan, yang berstatus istri orang.

Pihak pengelola memberikan pembinaan dengan memanggil kedua orang tua masing-masing untuk meminta pertanggungjawaban karena telah melakukan tindakan asusila (mesum) di tempat yang cukup terbuka yang pada dasarnya seharusnya tempat tersebut untuk arena santai, bermain menikmati keindahan alam. Dari pengakuan keduanya, mereka berkenalan via Handphone (HP) sudah sejak lama dan baru bertemu dua kali.

Baca Juga:

Ini Dia 9+ Warga Kuningan Berpenghasilan Dollar dari Internet

Pasukan Kelana Sakti Kuningan, Andalan Kapten Umar

Untuk pasangan mesum lainnya yakni, JJ (20) asal Desa Lengkong Kec. Garawangi tertangkap sedang melakukan tindak asusila (mesum) bersama D (17) asal Desa Pasapen Kuningan, Pelajar salah satu SMK di Kuningan. Kemudian hal yang sama pun Asep lakukan untuk pembinaan pemanggilan kedua orang tua dan salahsatu perwakilan Guru.

“Untuk mereka yang kami tangkap, semuanya kami berikan pembinaan melalui surat pernyataan diatas materai untuk berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut.” jelas Asep. Ia juga menambahkan, pihaknya bersamarekan pengelola akan terus bekerja dan tidak membiarkan oknum pengunjung untuk berbuat tindakan asusila di Bungkirit.

Comments

Add a comment

  • Diding Saepudin
    12/08/2016 at 11:04 pm

    Mungkin pihak terkait juga harus terus gencar melakukan pengawasan di tempat wisata yang ada di Kuningan, apalagi banyak tepat wisata di Kuningan yang berbasis hutan/taman.

chat
Add a comment
keyboard_arrow_up