Dheni Herdiana Cigugur Kuningan vespa
Dheni Herdiana Cigugur Kuningan

KUNINGANIZER.com – Kreatifitas memang tidak memandang usia, jenis kelamin, agama, ras dan sebagainya. Dimulai dari angan-angannya membuat sebuah museum kreatif yang notabene pioneer (yang paling awal) di Kabupaten Kuningan, Dheni Herdiana sedikit demi sedikit mengawali niatnya dengan membuat kerajinan tangan berbahan logam.

Pria kelahiran Kuningan tahun 1976 ini memiliki seorang istri dan seorang anak. Kesehariannya sebagai penggemar motor vespa membuatnya dikenal sebagai sesepuh komunitas vespa di Kabupaten Kuningan.
Bengkelnya yang berada di daerah Cigugur pun selalu dijadikan tempat berkumpul sesama penggemar vespa.

“Ya… ini bengkel selain jadi base camp (markas) anak-anak vespa juga saya bikin galeri kecil-kecilan juga disini”, ucapnya kepada kontributor. Ternyata di sela-sela kesibukannya mengurus bengkel, Dheni juga memiliki hobi yang unik sejak tahun 2015 lalu.

Hobinya adalah membuat aneka benda kreativitas dengan menggunakan bahan dasar logam, dalam hal ini body part/onderdil dari motor vespa.

Dheni mengatakan bahwa seluruh hasil benda kreativitasnya ini 80 sampai 90 persen adalah onderdil vespa, sisanya adalah bahan logam yang bisa berasal dari mobil, sendok, garpu dan sebagainya.

Dan… yang paling istimewa adalah dalam proses kreatif nya Dheni tidak merusak/merubah bentuk asli bahan dasar tersebut sehingga saat ada rekan penggemar membutuhkan onderdil di saat darurat maka bisa dicopot/dilepas kembali dari benda hasil kreativitasnya itu.

Dheni Herdiana Cigugur Kuningan vespa hisyam fani 3“Saya masih ingat, dulu saya pernah membuat satu benda kreativitas berbentuk ikan dari bahan onderdil vespa. Sudah Fix 100 %. Tapi pas ada teman butuh onderdilnya saya copot satu persatu, hingga semuanya terpakai lagi”, ujarnya sambil tertawa.

Ya, dengan kondisi barang asli dan tidak mengalami perubahan bentuk maka disanalah seni nya. Terlebih lagi, Dheni tidak menggunakan sistem las.

Puhh….. jadi gimana nempelinnya tuh onderdil kang???

“Saya terbiasa menggunakan mur dan baut untuk saling menempelkannya, memang disitulah kerumitannya. Saya wajib tahu jika satu onderdil sudah terpasang, maka saya harus tahu onderdil selanjutnya yang harus terpasang. Kepala terus muter mikirin gituan kang sampai akhirnya finish”, imbuhnya.

Dheni Herdiana Cigugur Kuningan vespa hisyam fani 24Lalu apa harapan kedepan kang ??

“Saya pengen punya museum benda kreativitas dari logam kang, suatu saat nanti Insya Allah bisa terwujud. Saya saat ini membutuhkan support dari pihak-pihak yang bisa mengangkat hasil kreasi seni kreatif ini. Lebih jauh lagi harapan saya ingin kegiatan ini menjadi pioneer di Kab.Kuningan. Mungkin nanti bisa dijadikan tujuan wisata misalnya, lalu saya kemkangkan ke sekolah-sekolah untuk memotivasi para pelajar agar bisa kreatif”.

Dheni melanjutkan, “Disini saya tidak membutuhkan penghargaan berupa sanjungan dan sebagainya. Dari hati saya yang paling dalam, saya ingin mengembangkan kegiatan ini dengan mimpi yang saya miliki.”

Dheni Herdiana Cigugur Kuningan vespa hisyam fani 2Kalau ada yang berminat membeli benda hasil kreativitas anda gimana tuh kang?

Dengan bijak, kang Dheni menjawab “ tentunya jika saya ingin mengembangkan kegiatan ini maka harus ada modal. Akang kira onderdil itu barang murah??? Hehe…”, ujarnya sambil melanjutkan. “Ya… pasti harus ada yang dikorbankan jika ingin berkembang”.

Kalau ada orang luar memesan untuk dibuatkan suatu benda kreativitas bisa kang?

“Insya Allah bisa, tentu diawali dengan obrolan serius di tempat. Tidak seperti belanja onlen yang bisa pesen, lalu minta dikirim barangnya. Karena kan ini seni kreatif, kita harus memadukan konsep dulu,” tutupnya sambil menengguk kopi hitam.

Memang secara manusiawi kita akan kagum jika melihat seni. Karena seni itu memang indah. Tapi alangkah bijaknya jika keindahan itu tidak berakhir agar bisa dinikmati oleh yang lainnya. Dan alangkah indahnya jika kita dapat men-support agar keindahan itu tidak berakhir…

Yap, jika anda memang penikmat seni sejati tentunya sangat memahami hal ini. Apalagi benda kreativitas seperti ini sangat memiliki prospek yang baik kedepannya. Jangan sampai kreativitas orang Kuningan menjadi mati karena tidak ter-support.


Ini adalah konten kiriman warga atau komunitas KUNINGANIZER, Kamu juga bisa mengirim karya tulismu ke sini. Info lengkap klik –> goo.gl/tq5r3V

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here